Subscribe:

Ads 468x60px

Kamis, 28 Maret 2013

Planning Bimbel Senyum tahun 2013

Berikut Planning Bimbel Senyum 2013 :
1. Melengkapi kekurangan soal-soal yang kurang banyak
2. Membuat kelas Internasional dari kelas CIFA, JHS, IGCSE, A and AS level
3. Mencari Investor untuk membuka bimbel senyum di daerah Kebantenan (2 tahun BEP) dan bimbel masuk STIP, POLRI, dan institusi lainnya.

Bagi yang ingin investor, di wilayah kebantenan sangat bagus dan bimbel senyum sendiri yang mengelolanya. Untuk bimbel khusus POLRI, kita menyiapkan bahan-bahan uji akademiknya. Sangat lengkap.

Jumat, 22 Maret 2013

Bimbel Senyum Masuk tabloid Kontan

berikut link : http://peluangusaha.kontan.co.id/news/bimbel-senyum-mencari-mitra-usaha

Jumat, 01 Februari 2013

Bingung!! Begini Tahap-Tahap Mendirikan Bimbel


Pada tahap awal mendirikan bimbingan belajar (bimbel), pasti kita akan bingung bagaimana dan harus memulai dari mana. Berikut tahap-tahap dan faktor apa saja untuk memulainya:
1. Persiapan Nama dan Administrasinya
Nama (Brand) sangat penting untuk memulainya. Bagi yang membeli franchise mungkin tidak terlalu mementingkan hal berikut, karena brand tersebut sudah terkenal. Yang akan menjadi masalah adalah bimbel yang baru merintis. Nama bimbel, usahakan yang mudah di ucapkan dan di ingat. Setelah nama, persiapkan logo. Logo usahakan sesimpel mungkin, tidak usah ribet-ribet cukup dengan singkatan nama bimbel atau gambar yang berkaitan dengan nama bimbel.
Nama dan Logo sudah, mulai lah lagi dengan adimistrasi nya.. mulai dari form pendaftaran, kop surat, kartu bayaran, daftar absen, spanduk, brosur, dan lain-lain. 
2. Persiapan Tempat
Tempat memegang peranan penting dalam mendirikan bimbel. Untuk awal, untuk memulainya tempat tidak perlu terlalu besar. 3 sekat atau kamar juga tidak apa.. Untuk strategis, memang biasanya kita memilih tempat di pinggir jalan. Bagaimana bila kita mendapat tempat bukan di pinggir jalan. that's no problem. Itu bisa di atasi dengan peran kita dan kualitas kita. Yang terpenting dari tempat adalah senyaman mungkin, orang tua dan anak murid betah di bimbel.
3. Persiapan Modul dan Bank Soal

Konsumen setelah melihat tempat yang nyaman, maka sebelum ia mendaftarkan maka ia akan melihat kesiapan kita dalam hal modul dan bank soal. Bila bank soal dan modul telah siap, maka otomatis konsumen akan mendaftar.
4. Persiapan Guru
Setelah itu semua, guru akan saling terkait dengan mereka. Bila guru baik, maka konsumen akan bertambah dengan sendirinya. Bila belum mendapat guru yang baik, jangan takut. Selalu mindset kan otak kita kata-kata "sebelum mendapat orang yang baik, pasti kita mendapat orang yang tidak baik terlebih dahulu".
5. Persiapan Manajemen
Guru sudah, berarti sekarang Owner yang berperan penting. Owner di dalam sepak bola berperan sebagai pelatih yang bertugas meracik strategi dan memaksimalkan peran para pemainnya. Owner di bimbel, memerankan peran sebagai jembatan antara murid dan orang tua. Owner pun berperan sangat penting untuk membuat siswa dan guru nyaman di tempat. Untuk pedoman terhadap karyawan gunakanlah motto "berdiri sama tinggi, duduk sama rendah". Bila sudah dapat memanajemen guru dan karyawan, maka bersiaplah bimbel tersebut akan besar.
Mendirikan bimbel akan mudah bila kita tahan akan cobaan dan tetap yakin bahwa kita bisa..
Siap untuk memfranchisekan bimbel anda.. selamat membuka...

Selasa, 18 Desember 2012

"Passion" Usaha untuk Guru


Saya kembali menulis lagi rahasia bagaimana memulai bimbel. Dalam tulisan-tulisan saya kemarin, saya banyak menulis bagian apa-apa saja yang di butuhkan untuk membuka bimbel. Sekarang saya akan menulis tentang “passion” untuk membuka bimbel. Kebanyakan guru honorer sekarang banyak mengeluhkan gaji seorang guru. Untuk menutupinya kebanyakan guru membuka les di sekolah atau di rumah. Tetapi banyak juga guru yang hanya bergantung dari gajinya, karena dia males atau takut rugi untuk memulainya. Untuk itu dibutuhkan “passion” usaha untuk memulainya. Bimbel bukan hanya pemilik orang berkantong tebal saja, untuk yang berkantong tipis pun bisa memulainya. Masalah biaya sebenarnya nomor belakangan, yang sangat dibutuhkan adalah jiwa usaha guru tersebut. “Passion” usaha adalah berani untuk memulai, berani juga untuk merugi. Berani memulai merupakan hal yang sangat penting di dunia usaha. Sudah berani melangkah merupakan “passion” entrepreneur. Setelah berani melangkah, berarti anda siap untuk merugi. Rugi untuk di awal sudah pasti, tetapi di awal kerugian dan kesusahan pasti akan timbul solusi bagaimana cara mengatasi hal tersebut. Oleh sebab itu, saya menyebut “berani memulai’ adalah hal yang sangat penting. Berikut “passion” usaha untuk memulai bimbel:
1. berani memulai
2. berani merugi
3. dibalik kesulitan, pasti ada kemudahan
4. jangan takut untuk yang bermodal tipis, bisa gunakan kelas atau ruang 1 kelas untuk membuka bimbel.
5. mulai dari yang kecil, dan yakin usaha yang kita lakukan akan merubah diri kita.
6. carilah seseorang yang sudah memulai bimbel terlebih dahulu untuk meminta saran, jangan meminta saran kepada konsultan, karena konsultan hanya memberi saran, sedangkan dia tidak pernah terjun ke dunia tersebut.
7. yakin, yakin, dan yakin kita bisa.

Selamat Mencoba!!!

Bahan Uji Publik kurikulum 2013


Rabu, 24 Oktober 2012

Rahasia Sukses Bimbel

Sudah dua tahun bimbel Senyum berdiri dengan sudah 15 cabang lebih, dan rekanan sekitar 20 bimbel di seluruh Indonesia. Dalam 2 tahun tersebut, kami banyak mengalami suka dan duka. Baik yang telah di tipu, maupun mem  buat cabang dari yang kelas atas sampai kelas bawah.
Dua tahun merupakan waktu yang cukup untuk memenuhi semua kekurangan kami, apalagi kami memulai dari nol. Dari yang tidak mempunyai dana, sampai sekarang pun kami kekurangan dana tetapi tidak sesulit pertama memulai. Dengan 2 tahun ini, kami telah memiliki masa depan yang telah terstruktur. Setelah melengkapi semua yang dibutuhkan bimbel, waktunya kami memikirkan kesejahteraan guru untuk ke depan.
Bimbel bagus bukan tergantung dengan nama besar bimbel tersebut. Banyak faktor yang mempengaruhi bimbel itu akan besar. Berikut faktor-faktor apa saja yang yang membuat bimbel menjadi sukses.
1. Eksistensi dan Identitas
Eksistensi, bimbel untuk menjadi besar bukan ketika kita membuka bimbel terus murid yang daftar banyak. Bimbel untuk besar juga tidak langsung instan, sekali buka langsung banyak. Bimbel untuk sukses dan besar perlu waktu. Bimbel untuk sukses perlu eksistensi di sekitar tempat kita membuka bimbel. Bila kita baru membuka bimbel, waktu 3 - 5 tahun adalah waktu yang di perlukan untuk masyarakat menilai eksistensi kita di lingkungan mereka. Tetapi jangan takut, semua bisa di atasi bila kita di kenal baik dan kita di kenal sebagai  guru di lingkungan kita. Bila kita di kenal sebagai guru, murid-murid kita di sekolah akan masuk ke bimbel kita. Bila kita di kenal dan baik di lingkungan kita (tetapi bukan guru sekolah), juga mempengaruhi kesuksesan untuk pertama kali membuka bimbel. Untuk bimbel yang telah lama berdiri, bila anda berada di zona nyaman dengan membuka bimbel di rumah, keluarlah dari zona tersebut buat untuk menjadi lebih besar. Beranilah, ngga ada salahnya untuk mencoba. bila gagal, coba, coba, coba, dan coba lagi untuk bangkit.

Identitas, semua perusahaan untuk menjadi sukses memerlukan identitas. Sama seperti bimbel, tunjukan bimbel kita mempunyai identitas keunggulan bimbel kita. Baik melalui sistem bimbel, maupun keunggulan bank soal yang dimiliki bimbel.
2. Teamworks dan One Stand Person

Bimbel sangat bergantung pada kerja team. Kerja sama antar karyawan dengan pemilik. Untuk bimbel baru, bila anda awam mengenai bimbel, tunjuk/pkerjakan satu orang untuk fokus mengembangkan bimbel yang akan kita buat. Kelemahan sistem franchise, pemilik bila mempunyai ide tidak bisa sepenuhnya di gunakan oleh franchise tersebut. Untuk itu, saya sarankan untuk mencari franchise dengan otonomi bimbel.
3. Kualitas Soal dan Guru
Kualitas soal sebuah bimbel sangat mempengaruhi kesuksesan bimbel tersebut. Bila kita telah memiliki bank soal yang berkualitas, tetapi kita mendirikan bimbel di daerah awam, tetap yakinlah dan gunakan bank soal tersebut. jangan takut, bila kita mengajarkan soal yang berkualitas, walaupun tidak di ajarkan di sekolahnya, tetap gunakan dan yakin suatu saat soal tersebut berguna bagi si murid.
Setelan memiliki bank soal, saatnya bimbel tergantung pada guru. 99% kesuksesan bimbel, terletak pada guru. Bila kita mendapat guru yang baik dan bagus, untuk sukses bimbel tersebut akan cepat maju. Untuk mendapat guru dan karyawan yang baik sangat membutuhkan waktu yang lama. Ada pepatah yang bilang, "sebelum mendapatkan yang baik, pasti kita memndapatkan yang jelek terlebih dahulu."
Masih banyak unsur-unsur yang mempengaruhi kesuksesan bimbel... untuk sementara sampai di sini dulu, sudah ngantuk. nanti akan saya lanjutkan....

BERSAMBUNG

Kamis, 04 Oktober 2012

Trigonometri Kelas XI


Senin, 01 Oktober 2012

Fisika kelas XI


Kamis, 20 September 2012

Kelas X semester 1


Selasa, 11 September 2012

Logaritma


Pemfaktoran


Persamaan Kuadrat


Akar dan Pangkat SMA


Senin, 10 September 2012

Dimensi 3


Peluang


Termokimia


Cara Mencari Entalpi


Sabtu, 08 September 2012

Soal dan Penyelesaian Kelas 8


Kamis, 06 September 2012

Contoh Modul Mathematics SHS


Rabu, 05 September 2012

Soal dan Jawaban Dimensi 3